RA MUSLIMAT NU NGLUWAR 3 SLEMAN YOGYAKARTA KUNJUNGI MUSPUS TNI AD DHARMA WIRATAMA

Selasa, 16 Jan 2024, 11:36:49 WIB, 20 View Disjarah, Kategori : Berita Satuan

Sebagai seorang guru memberikan pembelajaran pada anak-anak yang masih duduk di Taman Kanak Kanak (TK) atau Raudhatul Athfal (RA) tentunya akan  menjadi tantangan tersendiri. Tantangan yang dihadapi bagi seorang guru kepada anak-anak tersebut dapat muncul dalam berbagai pertanyaan, apakah pelajaran yang akan diberikan anak-anak menyukai, apakah anak akan bersemangat ketika pelajaran tersebut diberikan dan masih lagi pertanyaan lain yang harus mendapatkan jawaban bagi seorang guru. Permasalahan mendasar yang harus diingat bagi kita semua bukan hanya untuk guru saja tetapi untuk semua orang tua  bahwa pengalaman belajar pertama kepada seorang anak ibarat mengukir diatas batu sehingga apa yang mereka dapat akan tertancap dalam benaknya dan hal ini tentunya akan berpengaruh dalam menentukan sikap, pola, tingkah laku dan  kepribadiannya dimasa yang akan datang. Dengan mau belajar dan memberikan pelajaran sejarah secara benar dan utuh kepada anak bangsa tentunya menjadi jawaban yang tepat.

Dalam rangka menanamkan rasa bangga dan cinta tanah air tersebut pada hari Kamis tanggal 11 Januari 2024 RA Muslimat NU Ngluwar 3 Sleman Yogyakarta membawa 65 orang anak didiknya mengunjungi Museum Pusat TNI AD Dharma Wiratama Yogyakarta. Kunjungan tersebut cukup ramai karena para orang tuanya tidak mau ketinggalan. Karena mereka didampingi ibunya maka kesempatan inilah yang dimanfaatkan oleh para pemandu untuk menyampaikan pesan Kadisjarahad Brigjen TNI Arif Cahyono, S.E pada kunjungannya ke Museum Dharma Wiratama untuk menceritakan kepada semua pengunjung agar kita semua dapat belajar dari keluarga Pangsar Jenderal Sudirman  di mana beliau selau berdiskusi kepada istrinya diwaktu luangnya untuk memikirkan masa depan bangsa  serta rela mengorbankan hartanya untuk perjuangan.

Dengan dipandu oleh  Serma (K) Suci, Sertu Agus SMR dan PNS Wiwik anak-anak beserta orang tuanya diizinkan memasuki ruangan museum. Dari lorong satu ke lorong berikutnya anak-anak dengan riangnya memperhatikan berbagai koleksi pameran museum. Selama kegiatan berlangsung dengan aman, tertib dan lancar.

#sejarah adalah guru terbaik dalam kehidupan

#masa depan bertumpu pada masa kini, masa kini berakar pada masa lalu

#salam reformasi birokrasi

Tuliskan Komentar